Hati-hati Sumatera Utara Punya 21 Titik Api, Suhunya Lebih dari 40 ... | Liputan 24 Sumatera Utara
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Hati-hati Sumatera Utara Punya 21 Titik Api, Suhunya Lebih dari 40 ...

Posted by On 11:41 PM

Hati-hati Sumatera Utara Punya 21 Titik Api, Suhunya Lebih dari 40 ...

Hati-hati Sumatera Utara Punya 21 Titik Api, Suhunya Lebih dari 40 Derajat

BBMKG wilayah I Kota Medan, Nora Valencia Sinaga membenarkan bahwa bertambahnya titik panas menjadi 21 di wilayah Sumut.

Hati-hati Sumatera Utara Punya 21 Titik Api, Suhunya  Lebih dari 40 DerajatTribun Pekanbaru/Doddy VladimirPetugas pemadam kebakaran sedang berusaha memadamkan lahan yang terbakar di Jalan Pesisir Gang Rumbio Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Kamis (27/2/2014). Menurut data BMKG Pusat melalui satelit Terra dan Aqua, titik panas atau hotspot akibat kebakaran hutan dan lahan di Riau mulai menurun yakni 137 hotspot.

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDA N.com, MEDAN - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan kemarin Senin (13/8/2018) mendeteksi ada sekitar 8 titik panas (hotspot) di Sumatera Utara.

Sehari berselang tepatnya Selasa (14/8/2018) berdasarkan pantauan satelit Terra dan Aqua, peta sebaran titik panas di Provinsi Sumut, di informasikan bahwasanya titik panas di Sumut bertambah menjadi 21 titik panas.

Forecaster atau Prakirawan Balai Besar Metereologi dan Geofisika (BBMKG) wilayah I Kota Medan, Nora Valencia Sinaga membenarkan bahwa bertambahnya titik panas menjadi 21 di wilayah Sumut.

Titik panas itu tersebar di sejumlah wilayah, dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen. 21 titik panas di antaranya berada di Kecamatan Pakkat, Pollung, Tara Bintang, Kabupaten Humbahas. Lalu Kecamatan Panei Hilir Empat titik. Kecamatan Panei Tengah Tiga titik Kabupaten Labuhanbatu. Kecamatan Aek Natas Tiga titik Kabupaten Labura.

Lanjut, Kecamatan Dolok Sigompolon Dua titik Kabupaten Paluta. Kecamatan Harian Tiga titik Kabupaten Samosir. Kecamatan Sitio-tio Kabupaten Samosir dan satu wilayah tidak teregister di Kabupaten Samosir.

Baca: Dukung Prabowo-Sandiaga, Menteri dari PAN di Kabinet Jokowi Dicopot

Baca: Pilih Jokowi atau Prabowo? Video Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Felix Siauw Ini Gak Disangka

"Kemarin titik panas berjumlah 8 dan hari ini bertambah menjadi 21 titik panas. Penyebabnya karena suhu udara yang mencapai 40 derajat celsius di daerah-daerah yang ada titik panas," kata Nora, Selasa (14/8/2018).

Baca: Anggun C Sasmi Pakai Ogah Ganti Presiden, Sampaikan Pesan pada Artis lewat Kaus yang Dipakai

Baca: Viral Video Konvoi Fortuner Melawan Arah Dikawal Polisi saat Macet, Ini Respons ID42NER

"Peningkatan suhu karena diduga ada titik kebakaran di wilayah tersebut. Dan dari pantauan satelit Terra dan Aqua ada tingk at kepercayaan dan suhu di daerah itu terpantau tinggi," sambungnya.

Baca: Gagal Kalahkan PSMS, Pelatih Persija Jakarta Sebut Sosok Ini Biang Keladinya

Baca: Diajak Bercanda Soal Blundernya, Kiper Arsenal Petr Cech Justru Lontarkan Nasihat

Lebih lanjut, daerah yang mempunyai titik panas itu tidak selalu karena adanya kebakaran hutan. Tetapi karena di titik-titik tersebut udaranya di atas 40 derajat celsius. Karena kita mendeteksi di daerah itu ada titik panas.

Baca: Azmiati Zuliah Bangga Punya 3 Karya Ilmiah Terindeks Scopus, Minta Dosen Tak Hanya Sibuk Mengajar

Baca: Polisi Jadikan Pemilik Lapak Dugem dan Seks Bebas Anak di Bawah Umur Tersangka

Berdasarkan pantauan satelit Terra, Aqua dan Suomi NPP pada tanggal 12 Agustus 2018 peta sebaran titik panas di Indonesia terdapat sebanyak 481 titik panas. Jumlah terbesar kata dia terdapat di Pulau Kalimantan.

Untuk di Pulau Sumatera, terdapat sebanyak 35 titik. Untuk tingkat kepercayaan 51-60 persen ada 7 titik, kepercayaan 61-70 persen ada 10 titik, kepercayaan 71-80 persen ada 6 titik dan kepercayaan 81-100 persen ada 12 titik.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi Editor: Joseph W Ginting Sumber: Tribun Medan Ikuti kami di Kisah Kesaksian Jumaidi, Satu-satunya Penumpang Selamat Pesawat Jatuh di Papua Sumber: Berita Sumatera Utara

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »