Banjir Di Sergai Dan Tebingtinggi, Ribuan Rumah Terendam | Liputan 24 Sumatera Utara
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Banjir Di Sergai Dan Tebingtinggi, Ribuan Rumah Terendam

Posted by On 5:04 AM

Banjir Di Sergai Dan Tebingtinggi, Ribuan Rumah Terendam

masjid khalikMasjid Al Mukhlis di simpang Sakti Lubis dan Jalan A. Yani yang halamannya masih tergenang air banjir. ( Repro/ WSP/Abdul Khalik/B )

SEIRAMPAH ( Berita ) : Banjir di Kab.Serdang Beda-gai meluas, Sabtu (2/12), merendam ratusan rumah diempat kecamatan yakni Kec. Dolok Masihul, Kec.Sipispis, Kec. Tebing Tinggi dan Kec.Tebing Syahbandar, terendam banjir dengan kedalaman air mencapai 2 meter.

Sementara Minggu (3/12), giliran Sungai Bedagai meluap dan merendam beberapa desa di Kec.Sei Rampah dan luapan Sungai Padang di Kec.Bandar Khalipah dengan jumlah korban, sedangkan 2.468 KK terendam banjir,ratusan kepala keluarga di Kec.Tebing Tinggi juga masih mengungsi.

mengungs   i ke masjidWarga di Kel. Persiakan, Kec. Padang Hulu harus mengungsi ke Masjid Al Mukminin saatterjadi banjir. ( Repro/ WSP/Ist )

Kepala Dusun III Desa Sei Rampah Andi Rangkuti,Minggu sore, menuturkan luapan Sungai Bedagai mulai menggenangi rumah warga sejak, Sabtu (2/12) sore dan Minggu pagi semakin luas sehingga menggenangi ratusan rumah warga, 60 KK di antaranya sudah masuk ke dalam rumah dengan kedalaman mencapai 50 centi meter, sedangkan dihalaman rumah mencari 1,3 meter.

Diakui Andi, dalam kurun tiga bulan terakhir banjir serupa sudah 6 kali melanda Desa Sei Rampah, khususnya di Dusun III akibat luapan Sungai Bedagai yang membutuhkan normalisasi.

Camat Sei Rampah Haparuddin Saragih yang dihubungi Wartawan mengatakan banjir akibat luapan Sungai Bedagai merendam sekitar 300 rumah di 6 dusun di Desa Sei Rampah, 30 rumah di Dusun V Desa Pantang Ganjang,10 rumah di Desa Cempedak Lobang dan 10 rumah di Desa Rambung Sialang Tengah dengan jumlah sementara 350 K K. “Debit air banjir terus mengalami peningkatan sehingga diprediksi banjir akan terus meluas,” sebut Haparuddin Saragih.

Kepala BPBD Sergai Hendri Suharto menuturkan genangan air di lokasi banjir cenderung meluas, bahkan banjir meluas di 6 kecamatan dengantotal korban 2.468 KK terendam banjir dengan rincian Kec. Tebingtinggi 984 KK, Kec.Sipispis 70 KK, Kec.Bandar Khalipah 690 KK, Kec. Sei Rampah 350 KK, Kec.Tebing Syahbandar 35 KK, Kec. Dolok Masihul 339 KK.

“Pihak kita bersama OPD terkait telah menyalurkan bantuan stimulan berupa mi instan dan air mineral, pemasangan tenda penampungan, penyiapan perahu serta mendirikan posko kesehatan di lokasi bencana,”pungkas Hendri Suharto.

T.Tinggi Masih banjir Sejumlah kelurahan di Kota Tebingtinggi masih terendam banjir. Ada pula beberapa kelurahan yang sebelumnya tidak terkena banjir belakangan ketiban banjir kiriman. Pantauan Wartawan, Minggu (3/12), Sei Padang, Bahilang dan Kelembah sudah mengalami surut, dip erkirakan redanya hujan di hulu sungai.

Meski mengalami surut yang cepat, beberapa kelurahan di kawasan cekungan sungai masih belum terbebas dari banjir,misalnya, Kel. Bandar Utama, Bulian, Badak Bejuang, Tambangan Hilir, yang dilalui Sei Padang. Bahkan, RS Sri Pamela di Jalan Sudirman yang paling parah terdampak banjir belum bisa berbuat apa-apa, karena genangan air yang masih tinggi.

Demikian pula dengan kelurahan yang dilintasi Sei Bahilang, masih menyisakan genangan air, misalnya di Kel.Persiakan, Tualang, Bandar Sono, Mandailing maupun Pasar Baru dan Pasar Gambir.

Secara keseluruhan jalan-jalan di inti kota yang sebelumnya tergenang, telah bebas dari terjangan air banjir. Hanya Jalan Sudirman, persis di depan RS Sri Pamela yang tak bisa dilalui, karena air genangan masih tinggi. Jalur Medan â€" Siantar via Tebingtinggi harus menggunakan jalur Sp. Beo, M. Yamin, Imam Bonjol, Sutoyo, Diponegoro hingga ke SS Raja XII.

Begitu pun, ada dua kelurahan di Ke c. Rambutan yang belakangan mengalami banjir,karena debit air Sei Sibaraudan Belutu masih meluap. Dilaporkan, Kel. Lalang dan Rantau Laban mengalami banjir, sejak pagi hingga siang hari.

Padahal, pada saat puncak banjir, kedua kelurahan itu belum terkena banjir. Masyarakat dilaporkan siaga menghadapi meningkatnya debit air di dua kawasan itu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Tebingtinggi, menyebutkan total warga yang terdampak banjir mencapai sekira 21.800 jiwa, sedangkan yang mengalami evakuasi dari kediaman mereka mencapai 18.000 jiwa,berasal dari 22 kelurahan.

Sejumlah posko bencana sejak kemarin beroperasi di kawasan terdampak, yang bertugas mendistribusikan makanan dan minuman kepada masyarakat yang mengungsi.

Hanyutkan Pengendara

Sepeda motor Sungai yang meluap dan membanjiri Jl. Rondahaim,Kel. Tanjung Pinggir, Kec.Siantar Martoba, Kota Pematang siantar pada Jumat (1/12) malam menghanyutkan tiga pengendara be rsama sepedamotor mereka ketika melintas di jalan itu.

Akibat dihanyutkan banjir,dua sepedamotor tercebur kedalam sungai, sedang pengendara sepedamotor dan satu sepedamotor tersangkut di akar dan batang pohon yang tumbang di pinggir sungai.

Warga bersama Satgas BPBD, pegawai Satpol PP dan Pemadam Kabakaran berhasil menyelamatkan pengendara sepedamotor yang tersangkut di pinggir jurang di atas sungai.(WSP/c03/a09/a30/J)

Sumber: Google News | Liputan 24 Sei Rampah

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »