700 Warga Gunung Kemukus Jalani Tes HIV/AIDS | Liputan 24 Sumatera Utara
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

700 Warga Gunung Kemukus Jalani Tes HIV/AIDS

Posted by On 1:39 AM

700 Warga Gunung Kemukus Jalani Tes HIV/AIDS

SRAGEN, KRJOGJA.com - Sebanyak 700 warga yang tinggal di sekitar tempat wisata Gunung Kemukus, Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Sragen, menjalani pemeriksaan Voluntary Counseling dan Testing (VCT), Selasa (05/12/2017). Tes yang digelar oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sragen ini untuk memastikan ada tidaknya penyebaran virus HIV/AIDS di kalangan warga setempat.

Sekretaris KPA Sragen, Haryoto mengatakan, selama ini Gunung Kemukus memiliki imej kurang baik, karena adanya praktik prostitusi ilegal. Selain itu, di tempat wisata ziarah Makam Pangeran Samudra ini disinyalir juga menjadi salah satu tempat penularan HIV/AIDS. "Makanya kami ingin pastikan warga di desa setempat tidak ada yang tertulas dengan ikut tes ini," ujarnya.

Menurut Haryoto, setidaknya ada lima RT yang dihuni sekitar 700 warga di Desa Pendem serta beberapa desa sekitar yang akan dites VCT. L angkah ini dilakukan untuk mengubah imaj negatif Gunung Kemukus yang selama ini dikenal sebagai tempat lokalisasi dan penyebaran AIDS.

Haryoto menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan puncak dari Peringatan Hari AIDS Sedunia tingkat Kabupaten Sragen. Sedangkan tema yang diusung adalah Saya Berani, Saya Sehat. "Berani untuk dilakukan tes darah atau VCT supaya diketahui bebas HIV/AIDS. Kalau dari dini sudah dikenali terdeteksi HIV, tentunya bisa segera diobati," terangnya.

Dia menambahkan, untuk menggelar tes VCT tersebut pihaknya menyiapkan empat tim dari empat Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan terhadap 700 warga Desa Pendem dan desa sekitar Gunung Kemukus lainnya. Namun pemeriksaan hanya dilakukan kepada pria dan wanita yang sudah remaja sampai orang tua. "Yang diperiksa dewasa dan orang tua. Dengan begitu kami yakin penduduknya aman dan sehat. Kalau memang diketahui tertular, ya segera diobati," tambahnya. (Sam)

Sumbe r: Google News | Liputan 24 Gunung Tua

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »