Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kronologi Penangkapan Jaringan Narkoba Internasional Oleh ...

Posted by On 2:13 AM

Kronologi Penangkapan Jaringan Narkoba Internasional Oleh ...

Kronologi Penangkapan Jaringan Narkoba Internasional Oleh Polda Sumut

Satu Tersangka Tewas, Dua Lainnya Anggota Polri

Kronologi Penangkapan Jaringan Narkoba Internasional Oleh Polda Sumut

Kapolda Sumut, Irjen Pol. Paulus Waterpauw, memaparkan penangkapan 38 kg sabu di Mapolda Sumut, Rabu (6/12)

(jw/eal)

Rabu, 6 Desember 2017 | 16:00

Analisadaily (Medan) - Peredaran narkoba jenis sabu-sabu jaringan internasional berhasil diungkap Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara melalui Ditresnarkoba Polda Sumut. Sebanyak 38 kilogram sabu-sabu diamankan petugas.

"Sindikat tersebut merupakan jaringan internasional Malaysia-Indonesia khususnya Provinsi Sumatera Utara," kata Kapolda Sumut, Irjen Pol. Paulus Waterpauw saat paparan di Mapolda Sumut, Rabu (6/12).

Penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi tentang jaringan internasional yang akan mengedarkan narkotika Golongan I jenis sabu-sabu di Sumut. Kemudian dilakukan penyelidikan secara intensif terhadap informasi tersebut selama tiga pekan.

"Setelah itu Dirresnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol. Hendri Marpaung, beserta personel Resnarkoba Polda Sumut dapat mem-profiling jaringan tersebut. Penangkapan pertama pada Sabtu 25 Nopember 2017, Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sumut beserta anggota melakukan penangkapan terhadap seorang pelaku bernama Mudawali (31) warga Jalan Marindal I Gang Madrasah, Desa Marindal I Kecamatan Patumbak," ucap Kapolda.

"Tersangka diamankan di jalan Lintas Medan-Banda Aceh Desa Batu Lenggang Kecamatan Hinai , Kabupaten Langkat, tepatnya di depan warung internet (warnet) dan barang bukti berupa enam bungkus plastik berwarna hijau bertuliskan Guan Yin Wang diduga berisi narkotika Golongan I jenis sabu dengan berat masing-masing satu kilogram dengan total keseluruhan seberat enam kilogram. Setelah diinterogasi, dilakukan pengembangan tentang adanya tempat penyimpanan sabu di Kota Medan," sambung Kapolda.

Penangkapan kedua pada Selasa 28 Nopember 2017 pukul 09.00 WIB. Berdasarkan informasi tersebut dilakukan penyelidikan terhadap gudang dari jaringan tersebut oleh anggota Ditresnarkoba Polda Sumut dan menangkap satu orang tersangka bernama Paujari (45) warga Jalan Pasar I, Kecamatan Medan Marelan beserta barang bukti berupa enam kotak yang dibungkus koran dengan merek Qin Shan masing-masing seberat satu kilogram dengan total keseluruhan enam kilogram.

"Setelah diinterogasi dan dilakukan pengembangan ke Desa Sampali, tersangka Paujari mencoba melarikan diri seh ingga dilakukan tindakan melumpuhkan dengan menembak kaki sebelah kanan. Tersangka tersungkur dan dibawa ke RS Bhayangkara untuk diobati dan diamankan di Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut. Hasil dari interogasi terhadap kedua tersangka, dilakukan pengembangan dan mendapat informasi adanya pengiriman narkotika golongan I jenis sabu dari Tanjungbalai menuju Medan," ungkap Kapolda.

Barang bukti 38 kg sabu di Mapolda Sumut, Rabu (6/12)

Barang bukti 38 kg sabu di Mapolda Sumut, Rabu (6/12)

Penangkapan ketiga pada Minggu 3 Desember 2017 didapat informasi jaringan tersebut akan menjemput barang yang diduga narkotika golongan I jenis sabu di Jalan Turi Medan. Sekitar pukul 11.00 WIB di bawah pimpinan Diresnarkoba Polda Sumut bersama anggota Resnarkoba Polda Sumut melakukan pembuntutan terhadap pelaku yang menjemput narkotika Golongan I jenis sabu di Jalan Turi Me dan dengan mengendarai mobil dan dilakukan pengejaran terhadap pelaku sampai di Jalan Gaperta Ujung, Medan.

Pelaku berhasil diberhentikan dan ditangkap, kemudian setelah dilakukan penggeledahan ditemukan satu tas yang berisikan narkotika Golongan I jenis sabu sebanyak 15 bungkus yang dikemas dengan bungkus teh warna kuning bertuliskan Guan Yin Wang dengan berat masing-masing seberat satu kilogram dengan total keseluruhan seberat 15 kilogram.

"Dalam penangkapan itu dua orang kita amankan yaitu Conary Pernando Sitorus alias Aguan (46) warga Jalan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal dan Gema Sitorus (56) warga Desa Suka Maju Indah Kecamatan Sunggal," jelas Kapolda.

Setelah diinterogasi, kedua tersangka menjelaskan bahwa narkotika golongan I jenis sabu berasal dari Koro.

Kemudian petugas melakukan pengejaran terhadap pelaku yang mengendarai mobil Kijang Krista warna hitam. Namun para pelaku menabrakan kendaraannya ke kendaraan petugas. Para pelaku akhirnya ditangkap di depan lapangan bola menuju Namorambe dan menyerahkan barang tersebut.

"Para pelaku yang diamankan adalah M. Diani Sitorus alias Koro (40) warga Teluk Nibung Desa Perjuangan Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Riawan alias Athong (34) warga Jalan Gagak Hitam Medan, Basar Siregar (44) seorang yang diduga oknum Polri berpangkat AKP warga Jalan Durian Komplek Royal Durian Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, dan M. Yogi Maulana Sitompul (22) diduga oknum Polri berpangkat Bripda warga Jalan Kampung Jawa Gang Ule Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu," terang Kapolda.

Setelah para pelaku diinterogasi, petugas melakukan pengembangan lagi dan dari hasil pengembangan ditangkap dua orang kurir bernama Arif Ari Body (28) warga Jalan Tanjung Baru Pasar IX Jalan Bakaran Batu, Dusun II, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Dia adalah kurir yang memesan n arkotika Golongan I jenis sabu seberat dua kilogram.

Kemudian Jonny (45) warga Jalan Titi Papan Simpang Dobi Gang Nuri Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli. Dia adalah kurir yang memesan narkotika Golongan I jenis sabu seberat tiga kilogram.

Setelah dilakukan interogasi sabu seberat 3 Kg dibawa ke daerah Helvetia dan dilakukan pengembangan dengan membawa tersangka M. Dani Sitorus alias Dani alias Koro yang mengetahui lokasi tiga kg sabu yang diselundupkan. Pada saat turun dari mobil, tersangka Dani alias Koro berupaya melawan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur yang menyebabkan tersangka meninggal dunia.

Kapolda Sumut, Irjen Pol. Paulus Waterpauw, memaparkan penangkapan 38 kg sabu di Mapolda Sumut, Rabu (6/12)

Kapolda Sumut, Irjen Pol. Paulus Waterpauw, memaparkan penangkapan 38 kg sabu di Mapolda Sumut, Rabu (6/12)

Penangkapan keempat pada Senin 4 Desember 2017 dipimpin oleh Kasubdit II Ditresnarkoba dan anggota melakukan penyelidikan ke Titi Baru Desa Bakung, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat dan dilakukan penangkapan terhadap tiga orang pelaku bernama M. Aman Sapuan (22), Ahmad Zulvi (40) dan Alfa Chandra (35) yang sama-sama Desa Pekuburan, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat Desa Pekuburan, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, beserta barang bukti sabu seberat satu kilogram.

"Pada saat dilakukan pengembangan, tersangka M. Aman Sapuan berupaya melarikan diri sehingga petugas melakukan tindakan tegas untuk melumpuhkan dengan menembak kaki tersangka. Dari hasil interogasi terhadap pelaku dilakukan pengembangan," tutur Paulus.

Penangkapan kelima pada Selasa 5 Desember 2017 sekitar pukul 23.00 WIB dipimpin oleh Dirresnarkoba Polda Sumut, Wadir beserta anggota melakukan penangkapan di Jalan Putri Hijau Medan di depan Merdeka Walk terhadap satu ora ng pelaku bernama Suryono (44) warga Jalan Perjuangan Gang Tunggal No 19 Kecamatan Medan Perjuangan dan disita barang bukti satu karung berisikan narkotika jenis sabu seberat 10 bungkus dengan berat 10 kg dan satu unit Avanza warna hitam BK 1674 KD.

Sewaktu diinterogasi tersangka Suryono berupaya melarikan diri sehingga petugas melakukan tindakan tegas untuk melumpuhkan dengan menembak kaki tersangka.

"Dari pengungkapan kasus tersebut, selain mengamankan 38 kg sabu dan tersangka sebanyak 14 orang, 3 orang diantaranya dilakukan tindakan tegas untuk melumpuhkan dengan menembak kaki, 1 orang pelaku tindakan tegas terukur meninggal dunia dan 2 orang tersangka merupakan oknum Polri. Seluruh tersangka merupakan sindikat internasional yang dikendalikan oleh bandar dari Malaysia," ungkap Kapolda.

"Para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Subs. Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman h ukuman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun atau pidana mati, pidana seumur hidup dan pidana denda paling sedikit Rp 1.000.000.000 miliar dan paling banyak Rp 10.000.000.000 miliar," pungkas Paulus.

(jw/eal)

Tags :

Berita Terkait :

  • Banjir, Lalu Lintas Medan-Tanjung Morawa Padat
    Banjir, Lalu Lintas Medan-Tanjung Morawa Padat
    Selasa, 5 Desember 2017 | 14:25
  • Dirlantas Polda Sumut Bantu Uraikan Kemacetan
    Dirlantas Polda Sumut Bantu Uraikan Kemacetan
    Senin, 4 Desember 2017 | 20:34
  • Gelar Perkara Kasus Bupati Asahan Disinyalir Banyak Kejanggalan
    Gelar Perkara Kasus Bupati Asahan Disinyalir Banyak Kejanggalan
    Senin, 4 Desember 2017 | 19:15

Terbaru

  • Manchester City Terbuai Harapan Palsu Messi
    6 Desember 2017 | 16:15
  • Kronologi Penangkapan Jaringan Narkoba Internasional Oleh Polda Sumut 6 Desember 2017 | 16:00
  • Bupati Asahan Disinyalir Gelapkan Harta Milik Umat
    6 Desember 2017 | 15:37
  • DPRD Sumut Tunda RDP Mengenai Persoalan Beberapa Kampus
    6 Desember 2017 | 15:16
  • Blake Lively Cedera, Syuting 'Rhythm Section' Ditunda
    6 Desember 2017 | 13:46

Populer News

Zidane: Masih Ada 6 Bulan Lagi Untuk Ronaldo
Zidane: Masih Ada 6 Bulan Lagi Untuk Ronaldo
6 Desember 2017 | 10:16

One fine bodyĆ¢€¦

Sumber: Google News | Liputan 24 Kisaran

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »